Kamis, 01 Juni 2017

Tentang AFI

I rarely play around on Facebook lately, but when i came in, . . .
Saya menemukan 2 status yang Saya banget, i mean, Saya tak pandai berkata-kata, sehingga 2 status tadi begitu mewakili saya tentang Afi. pertama status Ustadz Aris D Ansah dan kedua dari Doktor Andy Bangkit.

Sebelumnya, kita tahu Afi begitu naik daun akhir-akhir ini. Bukan saya ikut tepuk tangan, malah saya bingung tuk mengatakan apa yang Saya rasakan padanya, apakah ini rasa gemas, kasihan atau sedih. Sejak kemunculanya saya memang sudah tak punya rasa salut.
Orang biasa seperti saya menganggap tulisanya seperti orang bingung, makanya saya tak peduli. Saya malah merasa sedih tapi bukan karena Afi, namun orang-orang atau teman-teman yang muslim yang ikut bertepuk tangan akan kehadiranya, seakan-akan Afi sang oase ditengah gurun, kehadiranya bak pahlawan. hellowww???

So, kenapa Afi bisa nge-hits? simak kutipan dari Ustadz Aris D Ansah :

" . . .Secara objektif terlepas dari usianya yang masih muda, tulisan2 Afi sebenarnya masih kalah jauh daripada para pendahulunya. Anda yang pernah baca kajian utan kayu di jawa pos, atau anda yang pernah membaca tulisan2 ulil abshar abdala saya yakin akan berkesimpulan yg sama. Kalo untuk membantahnya tidak perlu orang sekelas ust Adian husaini atau teman2 di INSIST. Para fesbuker saya rasa sudah ngatasin. Cuma menang usia muda saja kelebihannya . . ." 

YAPS, dan saya mau menambahkan, Afi juga dari Desa dan maaf saya dengar dari keluarga kurang mampu juga, so BOOM, keadaanya benar-benar sempurna untuk di blow up media, didukung dengan budaya teman seusia nya bahkan kakak angkatanya yang saat ini sedang alay-alay kerjaan nya cuma selfie dan main kesana-sini, kemunculan Afi ini benar-benar primadona Headline media. Bagaimana tidak bak kisah heroik? anak-anak lain sedang cinta-cinta an, Afi muncul dengan paragraf bingung yang sangat di cintai kaum liberal. dan Media Mainstream kan punya liberalis bukan? jodoh tak sih?BOOM

Belum tuntas, seakan "drama" kepopuleran Afi ini belum terlihat dimana klimaksnya, kemudian Allah tegur dengan berita Afi lakukan Plagiat, mashaAllah, pasti sobat pembaca layar hape yang memantau kisah ini mengalami kejadian plot twist yang membahana. dan begini status epic dari Doktor Andy bangkit :
"baru ditanya ttg dugaan plagiarismenya sudah begini...bagaimana kalau Allah minta pertanggungjawabannya ttg ucapannya kitab suci itu jangan dianggap kebenaran mutlak? ketika itu, orang-orang di sekitarmu tdk bisa lagi menolongmu...."


Ya ALlah, dek Afi, belum tentu bener lho dek, wkwkwk, nah, di dunia aja pedih kan? padahal cuma di gertak netizen? kalau ndak ya bilang ndak, beres. dimana lantang mu? kok nangis? duh, 

nah coba bayangkan bagaimana kelak di akhirat apa yang adek Afi sudah siapkan untuk memperatnggungjawabkan semua yang pernah tertulis? cobaan dunia mah tak ada apa-apa nya lho

the last, semoga aku dan keluarga dan mungkin pembaca, dijauhkan dari pemikiran liberal yang mengikis keimanan. dan Dek afi, selama nafas berhembus, belum telat untuk tobat.

Jumat, 06 Mei 2016

The Manual Book a.k.a buku panduan

manual book adalah salah satu hal yang termasuk yang paling di remeh kan di dunia ini. anda tidak percaya? saat anda belu HP atau motor baru, apakah anda baca itu buku panduan yang di bundling satu paket dengan produk? entah kenapa saya yakin anda tidak membaca nya. hehe.

malah, yang kita lakukan adalah meminta bantuan pihak ketiga, misal nya "googling". kalau ada masalah yang sering kita lakukan adalah tidak membuka buku panduan, tapi mencari solusi di internet. padahal hasil di internet itu tidak semuanya tulus.

lalu kenapa kita tidak membuka buku panduan sebagai dasar? padahal kan itu buku resmi dari si pembuat produk. sudah jelas lah dia tahu seluk beluk produk nya. saya pribadi tak menyalahkan tentang mencari solusi lewat googling, saya pun sering melakukannya, karena itu alternatif yang cepat dan menyenangkan. tapi sangat banyak baiknya kita memperhatikan buku panduan.

saya pribadi pernah menelan pahit ketika saya kehilangan channel YouTube saya. singkat cerita saat itu saya mengikuti tutorial di salah satu blog, dengan harapan bisa mengakusisi channel saya dari yahoo menjuju google kalau tidak salah. alhasil, malah terhapus channel saya secara permanen. selidik punya selidik, ternyata trik yang saya baca sudah tidak bekerja lagi untuk di implementasi kan pada YouTube saat itu.

Dulu saya suka sekali iklan di facebook selama 1-2 hari, hasilnya sangat tidak memuaskan. lalu kemudian, ada kawan yang menyarankan untuk running iklan selama minimal 7-10 hari. dan, atas kuasa Allah, hasil iklan begitu menyenangkan. dan benar saja, saya coba buka panduan iklan facebook di situs resmi nya, disitu diterangkan kalau iklan sebaiknya ditayangkan 2 mingguan. Nah, . . .

untuk mengakhiri tulisan ini mari kita lihat status dari agan mastah yang satu ini,

Sumber : FB khalid



Selasa, 22 Maret 2016

Sesuai Prosedur

benar, kalau sesuai prosedur itu enak. tapi sayangnya kita ini suka cari shortcut berharap mencapai hasil yang lebih penak. alasanya biar gak ribet, menghemat waktu dll. padahal kalau shortcut itu meleset bisa menambah masalah baru, keribetan dan keruwetan. opo kui. wkwk

hari ini, ada salah satu konsumen kami yang beli produk mengajukan komplen. entah kronologisnya bagaimana, CS saya yang tahu. intinya, setelah di cek ke aplikasi menunjukan bahwa barang sudah "delivered", tapi anehnya sang pemesan belum menerima barang. lha terus siapa ini yang menerima barang? wkwkwk

CS pun lapor kesaya, minta tolong untuk protes ke kantor pusat kurir nya. saya pun telp ke sana. si mbak nya bilang intinya, sudah di terima, tapi kok yang menerima Y4n1 (bukan nama sebenarnya) padahalkan itu beda sama nama konsumen saya. wkwkwk.

saya lapor balik ke CS, penerimanya nama nya y4n1, coba suruh cek siapa tahu keluarga/tetangga. haha, CS membalas, bahwa katanya tidak ada yang namanya y4n1. puosiiiiiing sist, wkwk.

dan Alhamdullilah, setelah beberapa menit, CS kembali menghubungi saya melalui pesan chat
"uwis ketemu digowo tanggane sing kerjo neng ***** jebule" (sudah ketemu dibawa tetangganya yang kerja di ***** ternyata)

sayapun cuma membalas "Wkwkwk"

Ahahahaha, ternyata tetangga nya itu kerja di perusahaan kurir yang kita pakai. Mungkin niatnya baik, dicangking alias dibawakan, toh kan tetangga, maybe biar tak terlalu lama menendap dikantor menunggu pak kurir mengantarkan. namun, alhasil apa? Konsumen, CS dan saya pun sempat bersitegang WKWKWKWKWK. so, next, biar sesuai prosedur aja yah bunda, nunggu pak kurir aja, ndak usah di cangking. biar semua tenang, ahahaha.

Sabtu, 19 Maret 2016

Mr. Draft

Lately,
saya suka curhat disini, soalnya blog ini hampir ndak ada trafik. hihi. makanya PEDE kalau update disini.
Coba tengok FB gue? mlompong.
Bingung saya mau update apa. soalnya ndak punya ilmu yg jos untuk dibagikan. dan ingat, saya belum pintar menulis juga. kalau curhat di blog gini saja, bingung mau kemana wkwk.
iseng2 nulis apa gitu di FB juga ndak bisa "lepas". hawane terbebani. apalagi teman FB itu ustadz, dosen, dll. wihhh, ndak punya mental coi. huhu

biar lah blog ini jadi diari yang bisa saya baca2 sendiri sambil belajar nulis.



hehe, lihat gambar. bahkan disini pun sepertinya ada yang malu2 untuk publish? hehe. ndak sih, itu kurang bener aja temanya, makanya ndak di publish.

hey Mr.Draft, sementara segini dulu ndak apa apa lah, masih muda, terus belajar, berusaha berkarya di landasi ilmu syar'i dan tidak beraksi serampangan. supaya apa yang kita tuang di Internet bisa memperberat timbangan amal sholeh kala di akhirat nanti.

huuh, semoga tidak terlalu santai dan lalai,
musuh gue kaum sekuler sudah 10 tingkat di atas gueee, kejaaar!

Selasa, 15 Maret 2016

Split test

16 maret 2016



Split test, yups. saya sebenarnya tak begitu paham maksudnya. tapi sedikit yang saya pahami, split test adalah membandingan 2 postingan FB dengan masing2 gambar yang berbeda. gak mesti gambar sih, Copywriting juga bisa. gak mesti 2 post sih, banyak juga boleh.

yuks, hari ini secara resmi saya memulai split test gambar pertama. dulu mungkin pernah, tapi mungkin ndak resmi (gak niat) wkwk. I dont know, 2 bulan terakhir saya tertarik untuk bereksperimen menggunakan model untuk produk baju saya. dengan kamera bagus dan hasil menawan, tapi sayang endingnya rawan. interaksi sedikit, juga penurunan omset. mungkin juga ini karena timing sih, soalnya sepertinya produk baju saya itu tidak evergreen (laku sepanjang waktu).

tapi yang agak mencengangkan yaitu interaksi konsumen kami tentang konten kami di social media. sekilas kasat ini sangat mengalami penurunan, padahal dulu cuman pakai backgrond kertas di foto dari atas interaksinya jos dan iklan senantiasa bagus.

Well, pagi ini saya start posting konten dan iklan menggabungkan kedua elemen (foto model dan produk tanpa foto model). Alhamdulallah Hape CS centang centung. ini belum berlanjut, tunggu update selanjutnya, . . . . belum juga 1 jam guys, bentar ya . . . .

-------------

Update, 19/03/2016

Hehe, iklan dah berhenti kemarin2 guys, lupa ndak ngasih tahu. performa biasa aja. tapi ada yang beda memang setelah kami mengalami penurunan omset sekitar 2 bulan belakangan. setelah ganti style foto produk, atas izin Allah Swt, kami merasa lebih mudah closing. walau masih jauh dari target omset 1 juta perhari. But Alhamdulillah, saya merasa berada di track yg benar.

tapi, yang jadi banyak problem sekarang adalah performa iklan. setelah ganti foto, lumayan lah bisa bangkit. Alhamdulillah. dengan catatan, kualitas masih jauh dari performa yang apik. entah apa yang harus di TWEAK. budget? i dot really know.

anyway, sepertinya topik curhat about split test ini sudah mulai membosankan, stop aja ya? nanti buat judul curhat lagi tentang tema yang lain.

Gagal lalu bersedih itu memang manusia, tapi kalau sedih terus kapan berhasil? biasa aja yah kata mutiara gue? wkwk emang ndak ahli seperti Mario teguh. intine wis, bangkit atau habis.

hehe, Alhadulillah, seraya update tulisan ini, saya nemu status yang superb (jadi malu) -->

ini wejangan yang bagus bagi yang sedih --> GOLD

Kemudian ini ilmu yang mungkin bagus bagi yang bersedih --? Test