Minggu, 18 Mei 2014

Tak masalah sih kalau Vimeo di Blokir

Aku barusan baca status teman facebook, berikut :
"Masih aja ada yang bahas2 vimeo.. pemblokiran ini sudah cocok untuk test case aplikasi internet sehat. Lagian TOS Vimeo memang tidak melarang adanya gambar telanjang yang tidak ada unsur sensualnya.. Nah, apa ada gambar telanjang yang tidak menimbulkan unsur sensual?

Yang anehnya pemblokiran ini kan sebatas dari infrastruktur pemerintah dan siapa provider yang mau ikutan atau tidak ya boleh.
Database internet sehat sendiri adalah data pasif yang bisa diakses atau tidak diakses provider.

Kenapa kita masih meributkan sesuatu yang ditujukan untuk kebaikan? Apakah internet itu harus bebas se bebas-bebasnya? Mungkin bagi personal ada yang mikir "Ya". Tapi bagi skala negara tidak bisa, karena ada moral juga yang harus dijaga.

sumber : ahlul

Oke, aku bilang :
Siiip, tidak masalah kalau vimeo di blokir, kedudukanya tak sekrusial youtube, memang pernah kamu mencari tutorial/ belajar online di vimeo? nggak kan? dan kalau iya, merasa lebih berat nggak buffernya? hehe. Tapi serius, apa iya mereka yg komplain itu benar-benar butuh banget situs ini? atau pingin nge-bully saja? hehe.

oke, katakan ini bukan masalah kedudukan, krusial atau apa.

biar agak berbobot, merujuk pada yang disampaikan saudara Ahlul, TOS vimeo sangat berbahaya, dan itu melanggar standar UU kita kalau merujuk dari berita ini.

bagaimana dengan Youtube? iya memang benar, video yang beredar di YouTube pun banyak yang parah, tapi paling tidak YouTube mempunyai TOS yang lebih bertanggung jawab daripada Vimeo, lagian Google/Youtube juga punya wakil di Indo, so controlnya lebih mudah. Aku lihat banyak video yang di blokir sama YouTube, dan untuk video-video tertentu kita tidak bisa menontonya kalau tidak konfirmasi umur. skema pelaporan pelanggaran pun mudah dan jelas. itu menunjukan bahwa YouTube serius menanggapi isu-isu pelanggaran. bagaimana dengan Vimeo? ane gak tau gan, jarang pake wkwk

hehe, tapi memang repot juga kalau sampai YouTube ketularan blokir. bagi aku posisi youtube hampir menyamai google search.akakakaka

oiya, dalam kasus ini tetap ada yang rugi, namun ingat, ini demi kabaikan yang lebih besar. aku pribadi sebenarnya juga butuh vimeo buat liat video premium kursus online yg aku ikuti, dan ini entah mata aku sendiri atau memang tampilan video di vimeo lebih mantap dari Youtube.
NAMUN walaupun di blokir pun tetep tidak benar-benar masalah masalah kan guys? masa iya pada tak punya alternatif buat buka web yg diblokir nawala dkk? kalau anak TK/SD percaya (mungkin anak TK/SD itu kali ya target utama pemblokiran akakaka).
"katanya anak gaul vimeo? masa baru di blok nawala gitu aja ribut mulu sih, secara lahiriyah ra sumbut karo omongane".- becanda guys
kalau bener2 butuh kan banyak cara "pintar" to guysss. googling kek, ayo ah repot dikit gapapa kale hehe.

hemat aku, seperti yang sudah aku tulis diatas, berarti bukan tanpa dasar pak mentri blokar-blokir situs kan guys. mungkin bagi sebagian tindakan pak menteri itu OrBA, tapi dibalik itu semua mungkin ada moral yg sedang di khawatirkan atau entah apalah, maybe yang udah punya anak lebih paham dari aku. walaupun hampir mustahil memerangi video, tapi aku apresiasi tindakan pak menteri.

NAH diblokir kan demi kebaikan kan guys? so kita yang sudah gede-gede dan pinter ini, repeat again kalau emang butuh banget buka vimeo, kan "masih ada 1000 jalan menuju Roma"? sekali lagi, repot dikit gapapa kale hehe

Artikel kacangan ini adalah bentuk dukungan bagi pak menteri yang sering di Bully
Awan Gunawan

Tidak ada komentar: